Uncategorized

Yang Berhak Menggantikan Imam

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash Shabbah berkata, telah memberitakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Al A’masy dari Umarah bin Umair dari Abu Ma’mar dari Abu Mas’ud Al Anshari ia berkata, “Ketika shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang pundak kami, lalu beliau bersabda: “Janganlah kalian berselisih hingga hati kalian akan berselisih. Hendaklah yang di belakangku orang yang paling paham, kemudian orang yang di bawahnya kemudian orang yang di bawahnya. ”
HR. Ibnu Majah
Uncategorized

Tidak Menyaingi Imam Dalam Membaca Al-Quran Saat Sholat

Tidak Menyaingi Imam Dalam Membaca Al-Quran Saat Sholat 
Kadang kita pernah mendengar jamaah mengeraskan Bacaannya saat shalat, padahal hal itu sebenarnya tidak dibolehkan.
Berikut dalil dari berbagai macam hadits yang shahih dan hasan derajatnya.
Abu Hurairah berkata; Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam pernah shalat bersama kami dengan shalat yang dikeraskan bacaannya, kemudian beliau salam dan menghadap ke arah manusia seraya bersabda: 
“Adakah dari kalian tadi yang membaca berbarengan dengan bacaanku?” mereka menjawab; “Benar ada wahai Rasulullah.” Maka Beliau bersabda: “Aku tidak menghendaki ada orang yang medahului aku dalam membaca Al Qur`an.”
(HR. Ahmad)
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Hisyam bin Ammar keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Az Zuhri dari Ibnu Ukaimah berkata; Aku mendengar Abu Hurairah berkata; 
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam shalat bersama para sahabatnya yang kami mengira bahwa itu adalah shalat subuh. Beliau bersabda: “Apakah salah seorang dari kalian ada yang membaca?” seorang laki-laki menjawab, “Saya, ” beliau lalu bersabda: “Kenapa aku ditandingi dalam membaca Al Qur`an?” 
Telah menceritakan kepada kami Jamil Ibnul Hasan berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul A’la berkata, telah menceritakan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri dari Ibnu Ukaimah dari Abu Hurairah ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam shalat bersama kami, lalu ia menyebutkan sebagaimana dalam hadits. Namun ia menambahkan, ia berkata; “Para sahabat diam dalam shalat yang imam mengeraskan bacaannya. “
(HR. Ibnu Majah)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa mempunyai (shalat bersama) imam, maka bacaan imam adalah bacaannya.”
(HR. Ibnu Majah)
 Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam shalat bersama kami -ia mengira bahwa shalat itu adalah shalat shubuh-. Kemudian ketika beliau telah selesai melaksanakannya, 
beliau berkata; “Siapakah di antara kalian yang membaca (bacaan dengan keras)?” Seorang lelaki menjawab: “Aku.” Beliau berkata; “Aku tidak ingin ada yang menyelisihi aku dalam membaca Al Qur`an.” Ma’mar berkata; dari Az Zuhri; sejak saat itu orang-orang tidak lagi membaca (bacaan) di saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam mengeraskan suara (bacaannya). 
(HR. Ahmad)
Uncategorized

Pengecualian Hasad Untuk 2 Hal

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tidak diperbolehkan hasad kecuali pada dua hal, yaitu; Seorang yang diberi karunia Alquran oleh Allah sehingga ia membacanya (shalat dengannya) di pertengahan malam dan siang. Dan seseorang yang diberi karunia harta oleh, sehingga ia menginfakkannya pada malam dan siang hari.”
(HR. Bukhari)